JAKARTA, PUNGGAWALIFE — Penyakit campak kembali menjadi perhatian serius di Indonesia setelah terjadi lonjakan kasus dalam beberapa waktu terakhir. Tidak hanya menyerang anak-anak, campak kini juga dilaporkan menginfeksi orang dewasa, bahkan hingga menyebabkan kematian.

Dalam program kesehatan di tvOne, dokter spesialis anak Yuni Astria mengungkapkan bahwa rendahnya kesadaran masyarakat dan kurangnya pemahaman tentang penyakit ini menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus.

Sangat Menular, Lebih Cepat dari COVID-19

Campak termasuk penyakit yang sangat mudah menular. Penularannya terjadi melalui droplet atau percikan saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Bahkan, virus campak dapat bertahan di udara maupun pada permukaan benda hingga dua jam.

“Dalam satu kasus, satu penderita bisa menularkan ke 12 hingga 18 orang lainnya,” jelas dr. Yuni. Tingkat penularan ini bahkan disebut lebih tinggi dibandingkan COVID-19.



Follow Widget