JAKARTA, PUNGGAWALIFE — Penggunaan wadah plastik untuk menyimpan makanan telah menjadi kebiasaan umum karena kepraktisannya. Namun, di balik kemudahan tersebut, tidak semua jenis makanan aman disimpan dalam wadah berbahan plastik. Dalam kondisi tertentu, penggunaan plastik justru dapat mempercepat kerusakan makanan sekaligus meningkatkan risiko kesehatan.

Pakar keamanan pangan mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dalam memilih media penyimpanan. Beberapa jenis makanan diketahui lebih rentan mengalami penurunan kualitas bahkan terkontaminasi apabila disimpan dalam wadah plastik tertutup.

Salah satu yang perlu diperhatikan adalah daging mentah, termasuk unggas. Jenis makanan ini secara alami mengeluarkan cairan yang dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri berbahaya seperti Salmonella dan E. coli. Ketika disimpan dalam wadah plastik, tingkat kelembapan meningkat sehingga mempercepat pertumbuhan bakteri. Kondisi ini tidak hanya mempercepat pembusukan, tetapi juga meningkatkan risiko kontaminasi silang.

Produk susu segar, seperti keju lembut, juga tidak disarankan disimpan dalam wadah plastik tertutup rapat. Kurangnya sirkulasi udara dapat menjebak kelembapan dan menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan jamur dan bakteri. Akibatnya, produk susu lebih cepat basi dan kualitas gizinya menurun.



Follow Widget