PUNGGAWALIFE, JAKARTA – Perjalanan karier Vidi Aldiano di kancah hiburan Tanah Air telah menorehkan jejak yang tak terlupakan. Penyanyi kelahiran 29 Maret 1990 ini tidak hanya dikenal lewat suara emasnya, tetapi juga kepribadian hangat yang membuatnya dekat dengan berbagai kalangan.

Kiprah entertainer berdarah Jawa-Minangkabau ini kian mencuri perhatian publik setelah kehadirannya di siniar ‘PodHub’ milik Deddy Corbuzier. Sisi humoris yang ditampilkan Vidi berhasil mengungkap dimensi baru dari sosok yang selama ini identik dengan lagu-lagu romantis. Penampilannya yang spontan dan jenaka membuat penonton melihat wajah berbeda dari penyanyi hits “Nuansa Bening” tersebut.

Julukan “Duta Persahabatan” dari Netizen

Kepribadian ekstrovert Vidi membuatnya mudah bergaul dan memiliki lingkaran pertemanan luas di kalangan selebriti. Kehadirannya yang hampir tak pernah absen di acara pernikahan rekan-rekan artis membuatnya dijuluki “Duta Persahabatan” oleh warganet. Branding sebagai public figure yang ramah dan humble semakin melekat, bahkan kini ia juga disebut-sebut sebagai “pelawak” berkat chemistry-nya di berbagai podcast.

Kehidupan pribadinya turut menyita perhatian, terutama sejak menikah dengan aktris cantik Sheila Dara Aisha pada 2022. Perjuangan heroiknya melawan kanker juga menginspirasi banyak orang, menunjukkan ketangguhan di balik sosok yang selalu ceria.

Asal-usul Nama Penuh Makna

Di balik nama panggungnya yang simpel, terdapat cerita unik. Nama lengkapnya, Oxavia Aldiano, mengandung filosofi mendalam. “Aldiano” merupakan akronim dari “Alhamdulillah Dia Nongol”, ungkapan syukur keluarga saat kelahirannya. Sementara “Oxavia” bermakna keseimbangan dalam segala aspek kehidupan. Nama panggung “Vidi” sendiri diambil dari penggalan nama aslinya, Oxavia Aldiano, yang kemudian disederhanakan menjadi VIDI pada 2023 untuk memudahkan pengucapan dan branding.

Darah Seni Mengalir dari Generasi ke Generasi

Bakat musikal Vidi bukanlah kebetulan. Ia merupakan keturunan penyanyi keroncong legendaris Indonesia, S. Darsih Kissowo—kakek buyutnya. Kedua orangtuanya, Harry Aprianto Kissowo dan Besbarini, juga berkecimpung di industri musik. Sang ayah mendirikan PT Tiga Bintang Nusantara yang mengelola bisnis event organizer dan sound system V8sound.com, sedangkan ibunya berprofesi sebagai pengajar piano.

Lingkungan keluarga yang kental nuansa musik membentuk Vidi sejak dini. Tidak sendirian, adiknya, Vadi Akbar, juga menekuni jalur serupa sebagai penyanyi. Bahkan, sejak usia 2,5 tahun, Vidi telah menjuarai lomba menyanyi kategori anak-anak dengan meraih posisi ketiga.

Perjalanan Pendidikan: Dari Teknik Elektro hingga Magister dengan Pujian

Meski jelas berbakat di musik, Vidi tetap memprioritaskan pendidikan formal. Sejak sekolah dasar hingga menengah atas, ia menempuh pendidikan di institusi berbasis Islam, yakni SDI Al Azhar 4, SMPI Al Azhar 3, dan SMAI Al Azhar 4.

Langkah berikutnya membawanya ke Universitas Pelita Harapan (UPH), awalnya mengambil Teknik Elektro. Merasa tidak cocok, ia beralih ke Manajemen dan berhasil lulus dengan IPK cemerlang 3,62. Semangat belajarnya tidak berhenti di situ. Vidi mengikuti program musim panas di Berklee College of Music, Amerika Serikat, mempelajari teknik vokal, sejarah, teori musik, dan musikalisasi.

Prestasi akademiknya memuncak saat meraih gelar Magister dengan predikat cum laude dari University of Manchester, Inggris, dalam bidang Innovation Management and Entrepreneurship.

Karier Musik: Dari Musisi Indie hingga Bintang Papan Atas

Perjalanan profesional Vidi dimulai dari bawah. Saat masih kelas satu SMA, ia menciptakan album perdana karena tidak puas dengan lagu-lagu yang diputar di kantin sekolah. Album tersebut rampung tiga tahun kemudian, tepat saat kelulusan SMA, dan ia memberanikan diri mengirimkan demo ke berbagai label—meski awalnya ditolak.

Pada 2006, Vidi mengikuti ajang Indonesia Idol musim ketiga dengan membawakan “Pada Satu Cinta” milik Glenn Fredly, lolos hingga 100 besar. Dua tahun kemudian, tahun 2008 menjadi titik balik kariernya. Produser Lala Hamid memproduseri album perdana bertajuk Pelangi di Malam Hari, dengan single “Nuansa Bening” yang langsung meledak di pasaran.

Meski membawa kesuksesan, lagu “Nuansa Bening” juga membawa masalah. Pada 2025, Vidi dituntut oleh pencipta lagu Keenan Nasution dan Rudi Pekerti terkait sengketa royalti.

Hingga kini, Vidi telah merilis empat album penuh: Pelangi di Malam Hari (2008), Yang Kedua (2011), Persona (2016), dan Senandika (2022).

Eksplorasi Akting dan Pertemuan dengan Sheila Dara

Tidak hanya di musik, Vidi juga merambah dunia akting lewat serial Stereo (2016). Di proyek inilah ia bertemu dengan Sheila Dara Aisha, yang kini menjadi pendamping hidupnya.

Profil Singkat:

  • Nama Lengkap: Oxavia Aldiano
  • Nama Panggung: Vidi Aldiano (kini VIDI)
  • Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 29 Maret 1990
  • Orangtua: Harry Aprianto Kissowo (ayah), Besbarini (ibu)
  • Saudara: Diva Stradivaryan dan Vadi Akbar
  • Istri: Sheila Dara Aisha (menikah 2022)
  • Agama: Islam
  • Tinggi Badan: 178 cm
  • Zodiak: Aries
  • Instagram: @vidialdiano

Vidi Aldiano kini bukan hanya penyanyi, tetapi ikon budaya pop Indonesia yang menginspirasi lewat talenta, ketangguhan, dan kehangatannya. Selamat Jalan Vidi!

RADIO SUARA BERSATU FM