Sup Herbal: Solusi Alami Atasi Flu di Musim Cuaca Ekstrem

PUNGGAWALIFE, TIPS — Penelitian terbaru ungkap manfaat sup dengan rempah-rempah dapat mempercepat pemulihan flu hingga 2 hari

Musim cuaca yang tidak menentu belakangan ini membuat banyak orang rentan terkena flu. Meski tergolong penyakit ringan, flu tetap dapat menghambat produktivitas harian. Daripada mengandalkan obat kimia yang kerap menimbulkan efek samping seperti kantuk berlebihan dan mual, kini tersedia alternatif alami yang lebih aman.

Tim peneliti dari University of West Scotland, Inggris, baru-baru ini melakukan kajian komprehensif tentang khasiat sup dalam memperkuat sistem imun tubuh. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Eatingwell pada Sabtu (12/7) ini menganalisis empat uji coba terkontrol acak yang melibatkan 342 partisipan dari Amerika Utara dan Asia.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi sup secara teratur dapat mengurangi gejala flu dan memangkas durasi sakit hingga 1,5-2 hari. Para peneliti juga menemukan penurunan signifikan pada penanda peradangan dalam darah peserta yang rutin mengonsumsi sup.

Dr. Sarah Mitchell, ahli gizi klinis, menjelaskan bahwa sup memiliki beberapa keunggulan dibanding obat flu konvensional:

“Kehangatan dan kelembapan sup dapat melegakan saluran pernapasan yang teriritasi sekaligus membantu mengencerkan lendir. Tekstur cairnya juga mudah dicerna, sangat ideal ketika nafsu makan menurun,” ujar Dr. Mitchell.

Penelitian ini mengidentifikasi beberapa bahan utama yang memberikan manfaat optimal:

Bawang Putih – Mengandung senyawa sulfur dengan sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan imunomodulator yang kuat.

Jahe dan Kunyit – Kombinasi kedua rempah ini bekerja sinergis mengurangi peradangan dan mempercepat proses penyembuhan.

Sayuran Hijau – Menyuplai antioksidan dan vitamin esensial yang mendukung pemulihan sel-sel tubuh.

Menariknya, penelitian menunjukkan bahwa tidak hanya sup ayam yang berkhasiat. Sup vegan dan vegetarian dengan bumbu dan rempah yang tepat juga memberikan manfaat serupa. Hal ini membuka peluang bagi mereka yang menjalani pola makan nabati untuk tetap mendapatkan manfaat terapi sup.

Tips Konsumsi Sup Anti-Flu

Untuk hasil optimal, disarankan mengonsumsi sup hangat 2-3 kali sehari ketika mulai merasakan gejala flu. Pastikan sup mengandung minimal tiga bahan utama: bawang putih, jahe, dan kunyit untuk memaksimalkan efek anti-inflamasi.

Meski bukan obat mujarab, sup terbukti memberikan bantuan nyata dalam mempercepat pemulihan flu secara alami tanpa efek samping yang merugikan. Solusi tradisional ini kini mendapat dukungan ilmiah sebagai terapi komplementer yang efektif di era modern.

Lima Cara Jaga Imun Tubuh di Musim Pancaroba

PUNGGAWALIFE, TIPS — Perubahan cuaca ekstrem pada musim pancaroba kerap memicu lonjakan kasus penyakit seperti influenza, diare, dan demam berdarah dengue. Kondisi ini berpotensi mengganggu produktivitas pekerja yang tengah dikejar deadline.

Transisi musim yang tidak menentu menuntut adaptasi fisik dan pola hidup yang lebih disiplin. Tanpa persiapan memadai, risiko terserang penyakit akan meningkat tajam.

“Perubahan cuaca ekstrem menuntut kesiapan fisik dan pola hidup yang lebih baik. Tanpa itu, risiko jatuh sakit meningkat,” ujar Windy Riswantyo, Marketing Alternate & Direct Business Group Head Astra Life, Rabu (9/7/2025).

 

Strategi Bertahan di Musim Pancaroba

Pertama, optimalkan asupan vitamin D dan nutrisi seimbang. Defisiensi vitamin D jamak dialami pekerja yang lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan. Konsumsi telur, ikan berlemak seperti tuna dan salmon, serta berjemur di bawah sinar matahari pagi dapat membantu. Lengkapi dengan buah dan sayuran untuk memperkuat sistem imun.

Kedua, pahami dan jaga ritme sirkadian. Tidur berkualitas selama 7-8 jam per hari krusial untuk pemulihan tubuh. Kebiasaan begadang dan lembur berkepanjangan tanpa jeda istirahat dapat melemahkan sistem pertahanan tubuh. Bila diperlukan, manfaatkan power nap saat jam istirahat siang.

Ketiga, tetap aktif bergerak dengan olahraga rutin. Bagi yang tidak sempat ke pusat kebugaran, berjalan kaki menuju halte atau menggunakan tangga alih-alih lift dapat menjadi alternatif. Latihan intensitas tinggi dua kali seminggu juga direkomendasikan untuk kesehatan jantung dan metabolisme.

Keempat, jaga hidrasi tubuh. Sediakan botol air minum di meja kerja dan konsumsi minimal 8 gelas air putih setiap hari agar tubuh tetap terhidrasi optimal. Hindari minuman manis berlebihan yang justru dapat mempercepat dehidrasi.

Kelima, perketat kebersihan diri dan lingkungan. Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, rajin mencuci tangan, dan bersihkan permukaan area kerja di kantor. Waspadai genangan air di sekitar rumah atau kantor untuk mencegah berkembangbiaknya nyamuk penyebab demam berdarah.

 

Proteksi Berlapis

Kesiapan menghadapi musim pancaroba bukan sekadar soal stamina, melainkan juga langkah preventif untuk mempertahankan produktivitas sambil melindungi keluarga dari ancaman penyakit.

Astra Life menawarkan solusi melalui produk Asuransi Kesehatan Online Flexi Hospital & Surgical. Produk asuransi kesehatan murni ini memberikan manfaat rawat inap sesuai tagihan dengan kelas kamar hingga Rp2 juta per hari, dilengkapi fasilitas cashless dan premi terjangkau.

Bagi pekerja yang telah memiliki BPJS Kesehatan, Flexi Hospital & Surgical dapat memberikan santunan tunai harian. Artinya, pemegang polis dapat melakukan reimbursement biaya rawat inap yang telah ditanggung BPJS tanpa ada selisih biaya tambahan dari rumah sakit.

Jangan Cuci Telur Sebelum Disimpan, Ini Alasannya!

PUNGGAWANEWS, TIPSSiapa yang tidak suka telur? Makanan praktis dan bergizi tinggi ini memang jadi andalan banyak keluarga, terutama di Sinjai. Mudah diolah jadi apa saja, dari telur dadar sederhana sampai hidangan fancy untuk dinner romantis. Makanya, banyak yang suka beli telur dalam jumlah besar untuk stok di rumah.

Tapi tunggu dulu, Beauty! Ternyata ada kebiasaan kita yang salah kaprah nih. Siapa yang suka cuci telur dulu sebelum masuk kulkas? Eh, jangan-jangan kamu salah satunya?

Dikutip dari rri.co.id Dokter Hewan Agusriady kasih warning nih kalau mencuci telur sebelum disimpan justru bikin kualitasnya drop! Kenapa? Soalnya cangkang telur itu punya pori-pori alami yang dilindungi lapisan khusus. Kalau dicuci pakai air, lapisan pelindung ini bisa hilang dan bikin pintu masuk buat kuman jahat masuk ke dalam telur. Duh, ngeri kan?

“Telur yang mau disimpan nggak perlu dicuci. Kalau ada kotoran, cukup lap pakai kain kering aja, jangan pakai air,” ujar drh. Agusriady, Senin (23/06/2025).

Oh iya, ternyata cara nyimpan telur juga ada tekniknya lho! Posisi yang benar itu bagian lebar di atas, bagian runcing di bawah. Dengan begitu, kantung udara tetap di atas dan kuning telur stay di tengah. Smart banget kan?

Jadi mulai sekarang, skip deh kebiasaan cuci telur. Biar telur tetap fresh dan aman dikonsumsi!

Exit mobile version