Komnas Perempuan: Dugaan Pelecehan di FHUI Termasuk Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik

JAKARTA, PUNGGAWALIFE – Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan atau Komnas Perempuan menegaskan bahwa dugaan pelecehan seksual yang melibatkan mahasiswa hingga dosen perempuan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) tergolong sebagai Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik (KSBE) atau Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO).

Lembaga tersebut menjelaskan, bentuk kekerasan ini telah diatur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Dalam regulasi itu, pelecehan seksual nonfisik diatur pada Pasal 5, sementara kekerasan seksual melalui media elektronik tercantum dalam Pasal 14.

Komnas Perempuan menekankan bahwa dampak dari kekerasan berbasis digital tidak bisa dianggap remeh. Korban kerap mengalami tekanan psikologis yang nyata, terukur, dan dapat berlangsung dalam jangka panjang.

Komisioner Komnas Perempuan, Devi Rahayu, menegaskan bahwa pelaku tidak dapat berlindung di balik alasan bercanda. Menurut dia, ruang digital tetap berada dalam koridor hukum dan tidak boleh dijadikan tempat bebas untuk melakukan tindakan merendahkan atau melecehkan.

Bukan Sekadar Penghilang Kantuk: Kopi Ternyata Simpan Segudang Manfaat Kesehatan

PUNGGAWALIFE, MAKASSAR — Di balik rasa pahitnya yang khas, secangkir kopi rupanya menyimpan potensi kesehatan yang jauh lebih besar dari sekadar mengusir rasa kantuk. Sejumlah temuan ilmiah mengungkap bahwa konsumsi kopi secara teratur dan tepat dapat memberikan perlindungan bagi berbagai organ vital tubuh manusia, mulai dari hati hingga otak.

Kopi diketahui bukan hanya mengandung kafein. Di dalam minuman yang dikonsumsi jutaan orang Indonesia setiap harinya ini terkandung sejumlah nutrisi penting seperti riboflavin, folat, kalium, dan magnesium — zat-zat yang menjadi fondasi dari berbagai manfaat kesehatan yang kini mulai banyak diteliti para ilmuwan.

Lindungi Hati hingga Jantung

Salah satu temuan yang paling mencuri perhatian adalah manfaat kopi bagi kesehatan hati. Konsumsi sekitar dua cangkir kopi per hari dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit serius seperti sirosis hati dan kanker hati. Efek perlindungan ini bahkan meluas ke sistem kardiovaskular. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang rutin mengonsumsi satu hingga dua cangkir kopi sehari memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung dan stroke.

Tak berhenti di situ, konsumsi kopi dalam jumlah yang sama juga dikaitkan dengan kemampuan tubuh dalam mencegah resistensi insulin — kondisi yang menjadi pemicu utama diabetes tipe 2. Peran kafein dalam menjaga sensitivitas insulin disebut sebagai faktor kunci di balik manfaat ini.

Bedah Nutrisi dan Manfaat Melon: Manis, Segar, tapi Aman untuk Kesehatan?

PUNGGAWALIFE, Buah melon dikenal sebagai salah satu buah favorit di negara tropis seperti Indonesia. Rasanya yang manis, teksturnya yang lembut, serta kandungan airnya yang tinggi membuat melon kerap jadi pilihan segar, terutama saat cuaca panas atau sebagai menu berbuka puasa.

Namun di balik kesegarannya, muncul berbagai pertanyaan: benarkah melon tinggi gula? Apakah aman untuk penderita diabetes? Dan apa saja manfaat kesehatannya?

Kaya Nutrisi, Bukan Sekadar Buah Manis

Melon termasuk dalam keluarga labu-labuan dengan daging buah berwarna hijau atau oranye. Buah ini mengandung berbagai nutrisi penting seperti:

  • Vitamin C untuk daya tahan tubuh dan kesehatan kulit
  • Kalium yang membantu menjaga tekanan darah
  • Beta-karoten (terutama pada melon kuning) sebagai antioksidan
  • Karbohidrat alami (fruktosa) sebagai sumber energi

Kandungan airnya yang tinggi juga membantu menjaga hidrasi tubuh, terutama saat berpuasa.

Buah Tin Disebut Ampuh untuk Kesehatan, Ini Fakta dari Ahli Gizi

PUNGGAWALIFE, JAKARTABuah tin atau buah ara dikenal luas sebagai salah satu buah yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Dalam sebuah program kesehatan di tvOne, spesialis gizi klinis Ida Gunawan menjelaskan bahwa konsumsi buah tin secara rutin dapat memberikan berbagai efek positif bagi tubuh, meski tidak semua klaim yang beredar di masyarakat terbukti benar.

Menurut Ida, buah tin terbukti membantu mencegah hipertensi. Hal ini karena kandungan kalium (potasium) yang tinggi pada buah tersebut berperan penting dalam menjaga tekanan darah tetap stabil. Ia menambahkan, pada dasarnya hampir semua buah memiliki kandungan kalium, sehingga konsumsi buah secara beragam sangat dianjurkan.

Selain itu, buah tin juga dinilai baik untuk kesehatan jantung. Kandungan serat yang tinggi serta rendahnya kadar kolesterol dalam buah ini membantu mengontrol kadar lemak dalam darah. Serat berfungsi mengikat lemak berlebih agar dapat dikeluarkan dari tubuh, sehingga risiko penyakit jantung dapat ditekan.

“Buah tin juga mengandung lemak baik yang berkontribusi dalam melindungi fungsi jantung,” ujar Ida.

Tak hanya itu, kandungan serat yang tinggi pada buah tin juga bermanfaat untuk mengatasi wasir. Dalam satu porsi sekitar 40 gram, buah tin mengandung sekitar 3 gram serat, terutama jika dikonsumsi bersama kulitnya.

Jeroan Tetap Bergizi, Namun Konsumsi Berlebih Picu Risiko Kesehatan

PUNGGAWALIFE, JAKARTA — Konsumsi jeroan masih menjadi favorit masyarakat Indonesia, terutama saat cuaca dingin atau musim hujan. Namun, di balik cita rasanya yang khas, para ahli mengingatkan pentingnya bijak dalam mengonsumsi makanan berbahan organ dalam tersebut.

Dalam program kesehatan di tvOne, dokter spesialis gizi klinik, Diana Suganda, menjelaskan bahwa jeroan seperti hati, usus, dan ampela memang mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

“Jeroan merupakan organ dalam hewan yang tetap memiliki kandungan gizi seperti protein, lemak, vitamin, dan mineral,” ujarnya.

Namun demikian, kandungan nutrisi tersebut tidak selalu seimbang. Jeroan diketahui memiliki kadar lemak dan kolesterol yang relatif tinggi, sementara kandungan seratnya rendah. Hal ini membuat konsumsi berlebihan berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Diana menegaskan bahwa anggapan jeroan dapat meningkatkan kadar kolesterol bukan sekadar mitos. Dalam 100 gram hati ayam, misalnya, terkandung hampir 250 miligram kolesterol, mendekati batas kebutuhan harian yang berkisar antara 200 hingga 300 miligram.

Ramadan dan Lebaran: Antara Perayaan dan Kesehatan

PUNGGAWALIFE, JAKARTA – Menjelang perayaan Idul Fitri, masyarakat Indonesia menghadapi dilema klasik menikmati hidangan khas lebaran sambil menjaga kesehatan. Laporan Indonesia Health Insight Report Q1 2026 dari Halodoc mengungkap fenomena menarik tentang pergeseran pola kesehatan masyarakat selama Ramadan hingga pasca-lebaran.

Kesehatan Mental Memuncak di Minggu Ketiga Ramadan

Berbeda dengan asumsi umum, keluhan kesehatan selama Ramadan tidak hanya berkutat pada masalah fisik. Fibriani Elastria, Chief Marketing Officer Halodoc, mengungkapkan bahwa keluhan kesehatan mental justru meningkat signifikan memasuki minggu ketiga puasa.

“Keluhan terkait kecemasan meningkat hingga 27% lebih tinggi dibandingkan minggu-minggu biasa sebelum Ramadan,” ungkap Fibriani dalam diskusi panel Halodoc Talks yang diselenggarakan bersama Apical Group.

Tekanan keluarga menjadi pemicu utama, mencakup 58% kasus kecemasan. Mulai dari ekspektasi pertemuan keluarga besar, pertanyaan sensitif tentang status pernikahan dan keturunan, hingga konflik keluarga yang belum terselesaikan.

Dampak kecemasan ini tidak hanya psikologis. Gangguan tidur menjadi manifestasi paling umum, diikuti sesak napas dan jantung berdebar. Kondisi ini juga menurunkan daya tahan tubuh, tercermin dari peningkatan kasus radang tenggorokan sebesar 8%.

Lima Manfaat Air Soda untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui

PUNGGAWALIFE – Air soda atau air berkarbonasi kini semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia, terutama generasi muda. Minuman yang terbentuk melalui proses karbonasi ini mengandung gelembung gas karbon dioksida yang memberikan sensasi unik saat dikonsumsi.

Proses karbonasi pada air soda dapat terjadi melalui dua cara: secara alami dari mata air mineral atau melalui proses buatan dengan menambahkan gas karbon dioksida ke dalam air. Karakteristik air soda yang memiliki tingkat keasaman (pH) antara 3 hingga 4 memberikan cita rasa sedikit asam yang menjadi keunikan tersendiri.

Menurut para ahli kesehatan, beberapa varian air soda mengandung komponen bermanfaat seperti vitamin, mineral, dan antioksidan. Kandungan mineral penting seperti natrium, magnesium, kalium, dan kalsium di dalamnya memberikan berbagai manfaat bagi tubuh.

Berikut Lima Manfaat Air Soda bagi Kesehatan:

1. Melancarkan Sistem Pencernaan

Riset kesehatan menunjukkan bahwa konsumsi air soda dapat membantu mengatasi masalah konstipasi atau sembelit. Kandungan magnesium dalam air soda berperan penting dalam melancarkan sistem pencernaan dan memudahkan buang air besar.

Selain itu, air soda juga terbukti efektif mengurangi keluhan pencernaan lainnya seperti kesulitan bersendawa dan nyeri perut. Namun, manfaat optimal hanya dapat diperoleh dari air soda murni tanpa tambahan gula atau pemanis buatan.

Durian Tidak Mengandung Kolesterol! Ini 7 Mitos dan Fakta tentang Raja Buah

Dari klaim meningkatkan libido hingga bahaya alkohol—mari kita bedah kebenaran di balik mitos populer tentang durian

PUNGGAWALIFE, Durian menjadi salah satu buah yang populer karena rasanya yang manis dan baunya yang khas. Aroma khasnya membuat buah yang dijuluki sebagai “raja buah” ini banyak disukai oleh banyak orang untuk dinikmati.

Namun, bersamaan dengan kepopulerannya, konsumsi buah durian kerap dikaitkan dengan beragam mitos yang lama melekat di masyarakat. Benarkah semua mitos yang beredar tentang durian selama ini?

Berikut adalah tujuh mitos dan fakta tentang durian yang perlu Anda ketahui:

1. Minum Air dari Kulit Durian Agar Tidak Mabuk Durian

Status: Mitos (Setengah Benar)

Mungkin Anda sering mendengar bahwa minum air langsung dari kulit durian dapat mencegah dan mengatasi mabuk durian. Sebenarnya hal ini ada benarnya karena memang pada kenyataannya minum air putih dapat menetralkan efek panas yang ditimbulkan setelah mengonsumsi durian.

Namun demikian, Anda tidak perlu meminum air menggunakan kulit durian karena keyakinan seperti ini hanyalah bersifat sugesti. Manfaat tersebut bukanlah didapatkan dari kulit duriannya, melainkan dari air minum itu sendiri.

Solusi yang benar: Jadi bila Anda merasa mabuk setelah makan durian, maka ada baiknya untuk segera minum air putih biasa. Selain air putih, Anda juga bisa meminum air garam yang dapat membantu memoderasi efek yang tidak diinginkan dari makan durian.

2. Manggis Dapat Menangkal Sifat Panas Durian

Status: Mitos

Ada anggapan yang menganjurkan mengonsumsi manggis selepas makan durian agar efek panas durian dalam tubuh dapat dinetralkan. Namun sampai saat ini tidak ada satu pun bukti ilmiah yang memperkuat kebenaran dari anggapan ini.

Sebenarnya kebiasaan mengonsumsi buah durian dan manggis secara bersamaan hanyalah kebetulan belaka. Hal itu karena waktu panen dari kedua buah tersebut cenderung berbarengan.

Kesimpulan: Anggapan bahwa buah manggis dapat menangkal sifat panas dari durian hanyalah mitos belaka.

3. Durian Dapat Memicu Kolesterol

Status: Mitos

Banyak orang yang beranggapan durian dapat menyebabkan kolesterol yang berbahaya bagi kesehatan. Faktanya, buah durian sama sekali tidak mengandung kolesterol.

Penelitian menunjukkan bahwa durian justru mengandung lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung. Selain itu, di dalam buah durian terkandung banyak nutrisi penting seperti:

  • Vitamin C
  • Vitamin B kompleks
  • Kalium
  • Zat besi
  • Serat
  • Lemak tak jenuh tunggal yang bermanfaat dalam membantu menurunkan kadar LDL dan trigliserida

Kesimpulan: Durian tidak mengandung kolesterol dan justru memiliki nutrisi yang baik untuk kesehatan jantung.

4. Durian Dapat Meningkatkan Libido

Status: Belum Terbukti pada Manusia

Salah satu mitos yang cukup populer adalah durian disebut bisa meningkatkan libido yang dapat menaikkan gairah seksual karena sifatnya yang afrodisiak.

Ada sebuah penelitian di India yang menemukan bahwa tikus jantan yang diberi durian selama 2 minggu ternyata mengalami peningkatan baik dalam jumlah sperma maupun mobilitasnya. Namun efeknya pada manusia tidaklah demikian.

Hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang mampu membuktikan bahwa konsumsi buah durian dapat meningkatkan libido seseorang.

Penjelasan logis: Alasan paling logis dari keyakinan itu adalah durian yang dapat sedikit menyebabkan lonjakan suhu tubuh sehingga dikaitkan dengan peningkatan libido—namun ini bukan berarti benar-benar meningkatkan libido.

5. Durian Aman untuk Penderita Diabetes

Status: Mitos (Berbahaya)

Pernahkah Anda mendengar jika durian dianggap aman untuk penderita diabetes? Ternyata mitos ini sepenuhnya adalah salah.

Faktanya, durian memiliki kandungan gula yang cukup tinggi. Daging buah durian memiliki kalori yang tinggi dan gula sederhana seperti sukrosa, fruktosa, dan glukosa.

Peringatan: Jadi untuk penderita diabetes atau pemilik gula darah tinggi, sebaiknya Anda harus lebih waspada dalam mengonsumsi buah yang satu ini.

Catatan positif: Namun pada orang sehat, kandungan gula dalam durian bisa dimanfaatkan sebagai alternatif dalam mendongkrak kembali energi yang terkuras.

6. Durian Dapat Menyebabkan Demam dan Batuk

Status: Mitos

Di balik kelezatan rasanya, tak sedikit orang yang mengatakan bahwa durian adalah buah yang panas dan dapat menyebabkan demam serta batuk jika dikonsumsi berlebihan.

Dokter dari Raffles Medical Group yakni Dr. Wong mengatakan tidak ada kaitannya antara durian yang panas dengan demam dan batuk.

Faktanya: Durian hanya berpengaruh pada kenaikan suhu tubuh yang terkait dengan proses metabolisme. Sensasi “panas” yang dirasakan adalah respons metabolisme tubuh terhadap kandungan nutrisi durian, bukan penyebab demam atau batuk.

7. Makan Durian dan Alkohol Bisa Berakibat Fatal

Status: Tidak Terbukti Fatal, Tapi Tidak Dianjurkan

Banyak anggapan yang mengatakan bahwa mengonsumsi durian bersamaan dengan alkohol dapat berbahaya dan mengancam nyawa.

Faktanya: Hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa kombinasi durian dan alkohol bisa mengancam nyawa.

Namun memang konsumsi keduanya secara bersamaan tidaklah dianjurkan. Hal itu karena:

  • Durian memiliki kandungan karbohidrat dan serat yang tinggi sehingga dapat menyebabkan perut mulas atau kembung, terutama bila dikonsumsi secara berlebihan
  • Ketika dibarengi dengan minuman beralkohol ataupun minuman bersoda, kombinasi ini bisa memicu produksi asam lambung berlebih untuk mencernanya dalam tubuh
  • Hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan yang serius

Kesimpulan: Meskipun tidak fatal, kombinasi durian dan alkohol tetap tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan masalah pencernaan.

Manfaat Durian yang Sebenarnya

Dengan memahami mitos dan fakta secara benar, diharapkan tidak ada lagi kesimpangsiuran yang akan timbul. Meskipun sering dituduh sebagai sumber beragam masalah kesehatan, buah durian sebenarnya merupakan buah yang kaya akan gizi dan memiliki manfaat bagi kesehatan:

Kandungan Nutrisi Durian:

  • Vitamin C: Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Vitamin B kompleks: Mendukung metabolisme energi
  • Kalium: Membantu mengatur tekanan darah
  • Zat besi: Mencegah anemia
  • Serat: Membantu pencernaan
  • Lemak tak jenuh tunggal: Baik untuk kesehatan jantung

Manfaat Kesehatan:

  1. Meningkatkan energi: Kandungan karbohidrat dan gula alami memberikan dorongan energi cepat
  2. Mendukung kesehatan jantung: Lemak tak jenuh tunggal membantu menurunkan kolesterol jahat
  3. Meningkatkan kesehatan pencernaan: Serat membantu pergerakan usus
  4. Menjaga kesehatan tulang: Kandungan kalium dan magnesium baik untuk tulang
  5. Antioksidan: Vitamin C membantu melawan radikal bebas

Tips Konsumsi Durian yang Sehat

Meskipun durian memiliki banyak manfaat, konsumsilah buah durian secara wajar agar terhindar dari dampak negatifnya:

1. Batasi Porsi

Konsumsi 2-3 biji durian per hari sudah cukup. Jangan berlebihan karena kandungan kalori dan gulanya tinggi.

2. Hindari Kombinasi Berbahaya

  • Jangan konsumsi bersamaan dengan alkohol
  • Hindari makan durian bersamaan dengan minuman bersoda
  • Jangan makan durian dalam jumlah banyak saat perut kosong

3. Perhatikan Kondisi Kesehatan

  • Penderita diabetes harus sangat membatasi konsumsi
  • Penderita obesitas sebaiknya membatasi karena tinggi kalori
  • Penderita gangguan ginjal perlu berhati-hati karena kandungan kalium tinggi

4. Waktu Konsumsi yang Tepat

  • Sebaiknya konsumsi di siang hari, bukan malam hari
  • Jangan makan durian sebagai makanan penutup setelah makan besar
  • Minum banyak air setelah mengonsumsi durian

5. Pilih Durian yang Matang

Durian yang terlalu matang memiliki kandungan alkohol alami yang lebih tinggi, yang bisa menyebabkan mabuk durian.

Kesimpulan

Durian adalah buah yang sehat dan bergizi jika dikonsumsi dengan bijak. Banyak mitos tentang durian yang tidak memiliki dasar ilmiah, seperti anggapan bahwa durian menyebabkan kolesterol atau harus dinetralkan dengan manggis.

Yang penting untuk diingat:

  • Durian tidak mengandung kolesterol dan justru baik untuk jantung
  • Durian tidak menyebabkan demam atau batuk secara langsung
  • Manggis tidak menangkal panas durian—ini hanya kebetulan musim panen
  • Penderita diabetes harus berhati-hati karena kandungan gula tinggi
  • Kombinasi dengan alkohol tidak fatal tapi tetap tidak dianjurkan

Nikmati durian dengan bijak, batasi porsi, dan perhatikan kondisi kesehatan Anda. Dengan pemahaman yang benar, Anda bisa menikmati kelezatan “raja buah” ini tanpa kekhawatiran berlebihan.

Selamat menikmati durian!

Lapangan Bersih, Upacara Meriah: Sinjai Siap Rayakan Kemerdekaan

PUNGGAWALIFE, SINJAI – Alun-Alun Sinjai Bersatu dipenuhi kerumunan orang berseragam pada Selasa kemarin. Mereka datang bukan untuk upacara, melainkan menyapu, mengumpulkan sampah, dan membersihkan rumput liar. Pemerintah Kabupaten Sinjai menggelar aksi bersih-bersih massal menyongsong peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia, Selasa 12/08.

Sekretaris Daerah Andi Jefrianto Asapa turun tangan memimpin barisan pembersih. Di sampingnya, para asisten dan kepala dinas ikut mengangkat sapu. Tak ada yang berpangku tangan—mulai dari pegawai negeri sipil, tentara, hingga polisi, semua larut dalam semangat kerja bakti.

“Kami ingin lapangan ini benar-benar siap untuk upacara proklamasi nanti,” kata Sofwan Sabirin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Ia mengaku kerja bakti ini bagian strategi pemkab memastikan perayaan HUT ke-80 RI berjalan sempurna.

Selama beberapa jam, Lapangan Alun-Alun yang biasanya sepi mendadak ramai. Para peserta bekerja dengan antusias tinggi. Harapannya sederhana: upacara 17 Agustus mendatang dapat berlangsung khidmat di atas lapangan yang bersih dan rapi.

Sinjai rupanya tak mau kalah dalam menyambut momentum bersejarah ini. Dengan persiapan ekstra ketat, kabupaten di Sulawesi Selatan itu berambisi menghadirkan perayaan kemerdekaan yang berkesan.

Stroke Jadi Penyakit Termahal Ketiga di Indonesia, Biaya Capai Rp5,2 Triliun

PUNGGAWALIFE, Jakarta — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan bahwa stroke menempati posisi ketiga sebagai penyakit dengan beban pembiayaan tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data tahun 2023, total biaya pelayanan kesehatan untuk penyakit stroke mencapai Rp5,2 triliun.

Direktur Pelayanan Klinis Kemenkes, Obrin Parulian, menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (16/7/2025). Menurutnya, stroke termasuk dalam kategori penyakit katastrofi yang memberikan dampak finansial signifikan bagi sistem kesehatan nasional.

“Penyakit stroke termasuk penyakit katastrofi yang menempati urutan ketiga dalam hal beban pembiayaan di antara seluruh penyakit di Indonesia. Data kami menunjukkan bahwa pada 2023, total biaya pelayanan kesehatan untuk stroke mencapai Rp5,2 triliun,” tegas Obrin.

Menghadapi tantangan ini, Kemenkes menekankan pentingnya penanganan stroke yang cepat, tepat, dan efisien sebagai kunci utama intervensi. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen penuh untuk menyediakan layanan stroke yang responsif bagi masyarakat.

Obrin mengingatkan bahwa stroke iskemik merupakan salah satu penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia. Secara global, lebih dari 15 juta orang mengalami stroke setiap tahunnya, dengan lima juta di antaranya meninggal dunia.

“Lima juta lainnya mengalami kecacatan permanen. Kondisi kecacatan permanen ini menimbulkan beban yang sangat berat, baik dari segi sosial maupun ekonomi,” pungkas Obrin.

Data ini menjadi pengingat akan urgensi pencegahan dan penanganan stroke yang lebih baik di Indonesia, mengingat dampak yang ditimbulkannya tidak hanya pada aspek kesehatan, tetapi juga sosial dan ekonomi masyarakat.

Exit mobile version