PUNGGAWALIFE, Fenomena sulit tidur akibat pasangan mendengkur atau memiliki jadwal istirahat berbeda ternyata bukan hal yang jarang terjadi. Banyak pasangan diam-diam menghadapi masalah ini, hingga muncul sebuah tren gaya hidup yang kini semakin populer: sleep divorce.
Meski sekilas terdengar negatif, istilah ini tidak berkaitan dengan keretakan hubungan. Justru sebaliknya, sleep divorce menjadi pilihan sejumlah pasangan untuk menjaga kualitas tidur sekaligus mempertahankan keharmonisan rumah tangga.
Tren ini kian dikenal luas dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, sejumlah figur publik mulai terbuka membahas kebiasaan tidur terpisah sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kenyamanan pribadi.
Apa Itu Sleep Divorce?
Sleep divorce merujuk pada keputusan pasangan untuk tidur di tempat atau kamar yang berbeda, meskipun tetap menjalin hubungan yang harmonis. Tujuannya sederhana: mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik tanpa gangguan.

Tinggalkan Balasan