PUNGGAWALIFE, MAKASSAR — Selama ini masyarakat hanya memanfaatkan daging buah labu sebagai bahan masakan, sementara bijinya kerap dibuang begitu saja tanpa disadari potensi luar biasa yang tersimpan di dalamnya. Padahal, biji labu menyimpan kekayaan nutrisi yang tak kalah berharga dibandingkan buahnya.

Biji labu diketahui mengandung beragam zat gizi esensial mulai dari karbohidrat, protein, lemak sehat, mineral, hingga berbagai jenis vitamin. Tak hanya itu, biji mungil ini juga kaya akan senyawa antioksidan seperti flavonoid, polifenol, dan asam fenolik yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Berikut sejumlah manfaat biji labu bagi kesehatan yang perlu diketahui masyarakat luas.

Berpotensi Cegah Kanker

Salah satu manfaat paling signifikan dari biji labu adalah kemampuannya dalam membantu mencegah pertumbuhan sel kanker, khususnya kanker prostat dan kanker payudara. Kandungan fitoestrogen di dalamnya bekerja dengan cara menekan hormon pemicu tumor, sehingga risiko berkembangnya sel ganas dalam tubuh dapat ditekan. Kandungan polifenol sebagai antioksidan kuat juga dipercaya mampu menghambat pertumbuhan dan merusak sel kanker.

Jaga Kesehatan Jantung

Konsumsi biji labu secara rutin dikaitkan dengan peningkatan kesehatan organ jantung. Antioksidan yang terkandung di dalamnya membantu meningkatkan kadar nitrit oksida dalam tubuh, yang berfungsi menjaga elastisitas pembuluh darah, melancarkan aliran darah menuju jantung, serta meminimalkan risiko penyumbatan. Kandungan magnesium dalam biji labu turut berperan dalam menstabilkan ritme detak jantung.