Pertama, jangan lupakan konsumsi serat dari sayuran dan buah-buahan. Ibu rumah tangga disarankan menyajikan hidangan sehat seperti asinan, rujak buah, atau jus buah tanpa tambahan gula.
Kedua, terapkan prinsip gizi seimbang dengan tetap mengonsumsi protein, karbohidrat kompleks, dan serat dalam porsi yang tepat, meskipun sedang merayakan hari raya.
Ketiga, batasi konsumsi kue kering sesuai kebutuhan kalori harian. Jangan tergoda untuk menghabiskan satu toples dalam sekali duduk.
Keempat, bagi penderita penyakit metabolik, sebaiknya melakukan pemeriksaan kadar gula darah dan profil lipid setelah lebaran untuk memastikan kondisi kesehatan tetap terkontrol.
“Kami tidak melarang untuk menikmati kue kering saat lebaran, tetapi bijaklah dalam mengonsumsinya. Jangan sampai kebahagiaan hari raya berakhir dengan masalah kesehatan,” tutup Dr. Meli.
Dengan penerapan pola konsumsi yang sehat dan seimbang, masyarakat diharapkan dapat menikmati perayaan Idul Fitri tanpa harus khawatir dengan dampak kesehatan di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan