Hal penting lain yang disampaikan adalah cara membaca kode plastik yang tertera di bagian bawah setiap botol kemasan. Pemerintah telah menetapkan bahwa kode nomor 1, 2, 4, dan 5 tergolong aman untuk digunakan, meskipun tetap dianjurkan hanya untuk sekali pakai. Botol dengan kode-kode tersebut sebaiknya tidak diisi ulang berkali-kali karena seiring waktu permukaan bagian dalam botol bisa tergores, yang membuka peluang kontaminasi lebih besar. Sementara itu, kode nomor 3 dan 7 disarankan untuk dihindari dalam penggunaan sehari-hari, kecuali kode 7 yang memang khusus dirancang tahan panas seperti botol susu bayi.
Dokter juga mengingatkan soal kebiasaan membungkus makanan berkuah panas seperti bakso atau soto menggunakan kantong plastik. Karena jenis plastik yang digunakan pedagang tidak selalu diketahui oleh konsumen, cara paling aman adalah menikmati makanan berkuah panas langsung di tempat dan tidak membawanya pulang dalam wadah plastik sembarangan.
Pesan utama dari penjelasan ini cukup sederhana: perhatikan kode di bawah botol, jangan biasakan meninggalkan air minum di tempat yang panas, dan gunakan kemasan sesuai peruntukannya demi menjaga kualitas hidup yang lebih sehat.

Tinggalkan Balasan