Menariknya, petai juga disebut memiliki potensi dalam mengontrol tekanan darah. Antioksidan di dalamnya berperan dalam menjaga kesehatan pembuluh darah, mencegah pembentukan plak, dan memperlancar aliran darah. Hal ini secara tidak langsung dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
Lalu, bagaimana dengan gula darah? Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa petai memiliki potensi membantu mengontrol kadar gula darah. Kandungan senyawa seperti beta-sitosterol dan stigmasterol dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin. Selain itu, petai juga mampu menghambat kerja enzim pencernaan karbohidrat, sehingga penyerapan gula dalam tubuh menjadi lebih lambat.
Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa sebagian besar penelitian tersebut masih terbatas pada uji laboratorium dan hewan, sehingga efeknya pada manusia masih memerlukan kajian lebih lanjut.
Di sisi lain, petai juga dikaitkan dengan potensi pencegahan kanker. Kandungan zat aktif seperti lupeol diyakini dapat membantu menghambat pertumbuhan sel kanker. Ditambah dengan antioksidan yang tinggi, petai berperan dalam menangkal stres oksidatif yang menjadi salah satu pemicu kanker.

Tinggalkan Balasan