- 1. Jauhkan Diri dari Rokok dan Asapnya
- 2. Stop Total Konsumsi Alkohol
- 3. Kurangi Kafein atau Hindari Sama Sekali
- 4. Jangan Sembarang Minum Obat
- 5. Pilih Olahraga yang Tepat
- 6. Say No untuk Makanan Mentah
- 7. Waspadai Ikan Tinggi Merkuri
- 8. Kurangi Junk Food dan Makanan Pedas Berlebihan
- 9. Hati-hati dengan Air Panas
- Mitos yang Perlu Diluruskan
- Kesimpulan
6. Say No untuk Makanan Mentah
Steak setengah matang, sushi, atau telur mata sapi? Tunda dulu keinginan ini hingga setelah melahirkan. Makanan mentah atau setengah matang berisiko terkontaminasi bakteri berbahaya seperti Listeria, Toxoplasma, dan Salmonella.
Infeksi dari bakteri-bakteri ini dapat menyebabkan:
- Listeriosis
- Toksoplasmosis
- Salmonelosis
Ketiga kondisi tersebut sangat berbahaya bagi ibu hamil dan janin. Pastikan semua daging, telur, dan seafood yang Anda konsumsi dimasak hingga benar-benar matang.
7. Waspadai Ikan Tinggi Merkuri
Ikan memang sumber protein dan omega-3 yang baik, tapi tidak semua ikan aman untuk ibu hamil. Beberapa jenis ikan mengandung merkuri tinggi yang dapat merusak perkembangan otak janin.
Hindari:
- Ikan todak
- Hiu
- Makarel raja
- Tuna mata besar
Pilih alternatif rendah merkuri:
- Salmon
- Sarden
- Tuna kalengan (batasi porsinya)
- Ikan air tawar
Paparan merkuri dapat menyebabkan gangguan kognitif pada bayi dan meningkatkan risiko ADHD di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan