Dengan lebar ruang hanya 3,6 meter, arsitek bermain cerdas dengan ilusi optik. Konsep open plan menyatukan ruang tamu, pantry, dan area makan dalam satu hamparan tanpa sekat, dengan dinding kaca di kedua sisi yang memanjangkan garis pandang secara visual hingga terasa dua kali lipat dari dimensi aslinya. Perbedaan ketinggian plafon digunakan untuk mendefinisikan zona tanpa harus membangun sekat fisik.

Dapur compact dilengkapi island yang dapat diakses dari semua sisi, dishwasher tersembunyi, dan wine cooler — mencerminkan gaya hidup urban modern penghuninya. Penyimpanan di bawah tangga diakses melalui pintu tanpa pegangan (dibuka dengan kaki, inspirasi dari kebiasaan era pandemi), memaksimalkan setiap sudut ruang.

Kamar mandi lantai bawah tampil dramatis dengan plafon hitam, sanitasi warna gelap, dan pencahayaan ambient yang menciptakan atmosfer spa kontemporer.

Sistem pencahayaan cerdas (smart home) terintegrasi di seluruh unit, lengkap dengan fitur pengaturan scene melalui aplikasi ponsel. Yang paling unik adalah efek cahaya di ruang tangga — lampu yang dipasang tersembunyi di balik panel dirancang untuk menciptakan efek kedap-kedip lembut saat malam, menyerupai sinar matahari yang menerobos dedaunan pohon.

Tangga sendiri dirancang dengan lubang-lubang visual yang memungkinkan pandangan menembus ke ruang di bawahnya, menghilangkan kesan lorong sempit.

RADIO SUARA BERSATU FM