Rasanya serupa dengan potongan benang yang baru digunting, lebih tegas, lebih keras, dan lebih mudah terasa tajam di kulit. Cleveland Clinic pun menjelaskan hal senada, bahwa ujung rambut yang tumpul membuatnya terasa lebih kasar dan secara visual tampak lebih tebal ketika baru tumbuh, meski kenyataannya tidak demikian.
Faktor panjang rambut turut memperkeruh persepsi ini. Rambut yang masih sangat pendek cenderung berdiri lebih tegak dan terasa lebih kaku, sementara rambut yang lebih panjang biasanya lebih mudah melengkung dan terasa lembut. Fenomena ini mirip dengan rumput yang baru dipotong, terasa lebih tajam saat diinjak dibandingkan rumput yang lebih panjang dan mudah rebah.
Sensasi kasar setelah mencukur, dengan demikian, sering kali bukan pertanda rambut bertambah tebal, melainkan sekadar efek dari rambut yang masih pendek dengan ujung yang tumpul.
Di sisi lain, ada pula ilusi visual yang kerap memperkuat mitos ini. Rambut yang baru tumbuh sering terlihat lebih gelap, bukan karena kandungan pigmennya bertambah, melainkan karena rambut tersebut belum mengalami pemudaran akibat paparan sinar matahari, gesekan sehari-hari, maupun kandungan kimia dari sabun dan produk perawatan.

Tinggalkan Balasan