PUNGGAWALIFE, Siapa sangka, biji kecil yang sering kita jumpai di rak bumbu dapur ternyata menyimpan rahasia kesehatan yang luar biasa? Ya, ketumbar—rempah yang selama ini mungkin hanya kita kenal sebagai pelengkap masakan—ternyata punya cerita panjang dan manfaat mengagumkan untuk kesehatan tubuh.

Perjalanan Panjang Si Biji Ajaib

Bayangkan, biji ketumbar sudah menemani perjalanan peradaban manusia selama ribuan tahun! Arkeolog menemukan jejak penggunaan biji ketumbar yang berusia 6.000 hingga 8.000 tahun di berbagai situs kuno. Bahkan, dalam makam Firaun Ramses II di Mesir kuno, biji ketumbar turut dimakamkan bersama sang raja. Orang Mesir kuno bahkan menjulukinya sebagai “rempah kebahagiaan” karena dipercaya membawa keberuntungan.

Keunikan ketumbar tidak berhenti di situ. Ketika dihancurkan, biji ini mengeluarkan aroma citrus yang segar seperti lemon, berpadu dengan sentuhan hangat, pedas, dan nuansa kacang-kacangan dengan hint jeruk. Karakter aromanya yang khas inilah yang membuat ketumbar menjadi salah satu bahan botanikal utama dalam minuman gin premium.

Segelas Air Rebusan, Sejuta Khasiat

Dari tanaman Coriandrum sativum, biji ketumbar telah lama diolah menjadi minuman herbal di berbagai belahan dunia. Air rebusan biji ketumbar bukan sekadar minuman tradisional biasa—kandungan antioksidan, senyawa fenolik, dan minyak esensial di dalamnya menjadikannya minuman fungsional yang patut diperhitungkan.

RADIO SUARA BERSATU FM