Kondisi yang Harus Menghindari Puasa
Penjelasan di atas berlaku untuk orang dengan fungsi ginjal normal. Namun, aturan berubah total bagi pasien penyakit ginjal. Pasien gagal ginjal, terutama yang kronis, sangat bergantung pada kestabilan cairan. Pasien batu ginjal aktif membutuhkan aliran air konstan untuk membilas saluran kemih.
Kekurangan cairan selama belasan jam dapat memperburuk kerusakan ginjal mereka. Urine pekat juga memicu pembentukan batu baru. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter spesialis sangat penting bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit ginjal atau penyakit kronis lainnya sebelum memutuskan berpuasa.
Kesimpulan
Puasa tidak merusak ginjal yang sehat. Sebaliknya, puasa menyehatkan organ ginjal dengan menurunkan tekanan darah dan menstabilkan gula darah. Penyakit ginjal justru sering muncul akibat kebiasaan makan dan minum yang salah saat berbuka puasa.
Kunci utamanya adalah memastikan asupan air putih delapan gelas terpenuhi setiap hari dan menghindari minuman tinggi gula serta makanan tinggi garam saat berbuka. Dengan pola yang tepat, puasa dapat menjadi momen untuk meningkatkan kesehatan ginjal, bukan merusaknya. (*)

Tinggalkan Balasan