Seiring diterbitkannya izin dari BPOM, Kemenkes menyatakan kesiapannya untuk segera menggelar program vaksinasi campak bagi tenaga kesehatan secara masif. Dalam tahap pertama, sebanyak 39 ribu tenaga medis dan 2 ribu tenaga kesehatan lainnya di 14 provinsi dengan angka kasus campak tertinggi akan menjadi penerima vaksin. Setelah tahap ini rampung, giliran sekitar 28 ribu dokter umum dan dokter gigi yang sedang menjalani program internship di seluruh Indonesia yang akan mendapatkan vaksinasi.
Dari sisi ketersediaan, Kemenkes memastikan stok vaksin campak-rubela (MR) dalam kondisi aman dan mencukupi. Saat ini tersedia sebanyak 9,8 juta dosis yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan tingkat ketahanan stok yang diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga lebih dari lima bulan ke depan. Pemerintah juga berkomitmen memastikan distribusi vaksin berjalan merata agar tidak ada daerah yang mengalami kekosongan stok maupun kerusakan akibat pengelolaan yang tidak tepat.
Dr. Lucia menegaskan bahwa kondisi logistik saat ini lebih dari memadai, dan koordinasi intensif bersama Dinas Kesehatan di berbagai daerah akan segera dilakukan guna memastikan pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar, tepat sasaran, dan tanpa hambatan.

Tinggalkan Balasan