Menariknya, praktik puasa yang juga menjadi bagian dari gaya hidup Rasulullah kini banyak dikaji dalam dunia kesehatan modern. Saat berpuasa, tubuh mengalami proses alami seperti peningkatan hormon ghrelin yang berperan dalam fungsi otak dan metabolisme. Selain itu, puasa juga memicu proses autofagi, yaitu mekanisme “pembersihan sel” yang membantu regenerasi dan menjaga tubuh tetap sehat.

Dari sisi menu, kurma menjadi salah satu makanan yang dianjurkan, terutama saat berbuka puasa. Kurma mengandung gula alami yang cepat diserap tubuh, serta kaya akan kalium yang baik untuk menjaga tekanan darah. Selain itu, konsumsi madu juga menjadi kebiasaan yang dinilai bermanfaat bagi sistem pencernaan dan daya tahan tubuh.

Pola makan ini juga menekankan pentingnya memilih makanan yang tidak memicu gangguan lambung, terutama saat berbuka. Makanan terlalu pedas, berlemak, atau dingin sebaiknya dihindari karena dapat merangsang produksi asam lambung berlebih.

Lebih dari sekadar pola makan, gaya hidup sehat ala Rasulullah juga mencakup praktik lain seperti terapi bekam yang dipercaya membantu melancarkan sirkulasi darah dan menjaga kebugaran tubuh, selama dilakukan dengan prosedur yang aman dan higienis.

RADIO SUARA BERSATU FM