Dari gangguan pencernaan ringan hingga kondisi serius—kenali penyebab nyeri perut kiri dan kapan harus ke dokter
PUNGGAWALIFE, Sebagian besar nyeri pada perut tidak berbahaya dan bahkan dapat sembuh dengan sendirinya. Salah satu penyebabnya yang umum terjadi adalah perut kembung akibat konsumsi makanan tertentu. Namun kondisi ini juga bisa menjadi tanda penyakit serius yang perlu diwaspadai, terutama jika mengalami sakit perut sebelah kiri dekat pinggang.
Perut sebelah kiri dekat pinggang berisi organ penting seperti usus besar, ginjal, lambung, dan organ reproduksi wanita. Timbulnya rasa nyeri pada perut bagian kiri bisa saja mengindikasikan adanya masalah pada organ-organ tersebut.
Berikut adalah tujuh penyebab sakit perut sebelah kiri yang perlu Anda ketahui:
1. Gas Berlebih pada Perut
Penyebab perut sebelah kiri bawah terasa sakit bisa dikarenakan gas menumpuk di saluran pencernaan. Kondisi ini biasanya ditandai juga dengan gejala lain seperti:
- Bersendawa
- Perut kembung
- Sering buang angin atau kentut
Mengapa Gas Terbentuk?
Gas di saluran pencernaan terbentuk dari hasil pemecahan makanan tertentu oleh bakteri. Beberapa makanan—terutama karbohidrat yang tidak dicerna dan terserap di usus kecil—akan masuk ke usus besar. Di usus besar, bakteri akan memecah makanan dan menghasilkan gas.
Namun terlalu banyak gas di usus bisa membuat perut kembung sehingga akan memberikan rasa sesak dan penuh di perut serta sakit perut sebelah kiri dekat pinggang.
Tingkat keparahan: Ringan, biasanya sembuh sendiri
2. Batu Ginjal
Pada beberapa kasus, sakit perut sebelah kiri bisa terjadi akibat adanya batu di ginjal. Batu ginjal adalah endapan mineral dan garam yang terbentuk di dalam ginjal.
Gejala Batu Ginjal
Kondisi ini biasanya tidak menimbulkan gejala jika batu berjumlah sedikit dan berukuran kecil. Namun, batu ginjal yang menumpuk bisa menyumbat ureter—yaitu saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih.
Nyeri ini bersifat hilang timbul dan biasanya akan terasa ketika batu mulai bergerak ke dalam ureter. Selain nyeri pada perut bagian kiri, kondisi ini juga bisa disertai dengan:
- Peningkatan frekuensi buang air kecil
- Rasa nyeri saat buang air kecil
- Urine berwarna keruh atau berdarah
- Mual dan muntah
Tingkat keparahan: Sedang hingga berat, memerlukan penanganan medis
3. Divertikulitis
Divertikulitis juga bisa menjadi penyebab sakit perut sebelah kiri dekat pinggang. Divertikulitis adalah peradangan pada divertikula atau kantong-kantong kecil yang terbentuk di usus besar.
Siapa yang Berisiko?
Kantong tersebut akan berkembang di usus seiring bertambahnya usia. Maka tak heran jika kondisi ini sering terjadi pada mereka yang berusia lebih dari 50 tahun.
Orang yang memiliki divertikula umumnya tidak merasakan gejala apapun. Namun ketika divertikula meradang atau terinfeksi, gejala seperti sakit perut di bagian bawah pun terjadi.
Karakteristik Nyeri
Nyeri perut karena divertikulitis biasanya berada di perut kiri bawah. Rasa sakitnya akan hilang timbul dan memburuk saat penderitanya makan atau sesaat setelah makan.
Gejala lain yang mungkin muncul:
- Demam
- Mual dan muntah
- Sembelit atau diare
- Perut kembung
Tingkat keparahan: Sedang hingga berat, memerlukan pengobatan medis
4. Hernia
Penyebab perut sebelah kiri bawah atau sekitar pinggang terasa sakit seperti ditusuk-tusuk bisa menjadi gejala hernia. Hernia adalah kondisi ketika organ dalam tubuh keluar melalui dinding otot perut atau jaringan di sekitarnya yang melemah.
Gejala Hernia
Kondisi ini biasanya dapat menyebabkan sakit perut sebelah kiri yang terasa semakin parah saat penderitanya:
- Membungkuk
- Batuk
- Mengangkat beban berat
- Tertawa
Identifikasi Hernia
Hernia dapat diidentifikasi dengan kemunculan benjolan di:
- Perut bagian bawah
- Selangkangan
- Skrotum (pada pria)
- Paha bagian atas
Kapan harus ke dokter? Kondisi ini membutuhkan penanganan medis lebih lanjut apabila tonjolan hernia tidak kunjung hilang, berubah posisi, atau nyerinya semakin bertambah.
Tingkat keparahan: Sedang hingga berat, sering memerlukan operasi
5. Endometriosis
Penyebab sakit perut sebelah kiri pada wanita juga bisa disebabkan oleh endometriosis.
Apa Itu Endometriosis?
Rahim wanita terdiri dari lapisan endometrium. Setiap bulan lapisan ini akan menebal untuk mempersiapkan pembuahan sel telur oleh sperma. Jika sel telur tidak dibuahi, lapisan ini akan luruh sebagai darah menstruasi.
Namun, endometrium dapat terus menebal dan menumpuk hingga membuat lapisan baru di luar rahim. Penumpukan jaringan di luar rahim tersebut bisa menyebabkan peradangan yang disebut endometriosis.
Gejala Endometriosis
Endometriosis dapat menyebabkan:
- Sakit perut sebelah kiri dekat pinggang, terutama saat menstruasi
- Nyeri saat buang air kecil
- Nyeri saat buang air besar
- Nyeri saat berhubungan seksual
- Menstruasi yang sangat menyakitkan
- Pendarahan menstruasi yang berlebihan
Tingkat keparahan: Sedang hingga berat, memerlukan penanganan medis berkelanjutan
6. Kista Ovarium
Sakit perut sebelah kiri bawah pada wanita dapat disebabkan oleh kista ovarium. Kista ovarium adalah kantung berisi cairan atau daging yang terbentuk di dalam salah satu atau kedua ovarium.
Kapan Kista Terbentuk?
Kista ini sering terjadi pada wanita yang belum menopause dan kebanyakan terbentuk akibat siklus menstruasi. Kista ovarium tidak berbahaya dan bersifat jinak karena terjadi akibat pelepasan sel telur dari ovarium.
Gejala Kista Ovarium
Umumnya kista ovarium tidak menimbulkan gejala jika berukuran kecil. Meski begitu, kista ovarium yang berukuran besar bisa menimbulkan gejala seperti:
- Nyeri panggul
- Sakit perut sebelah kiri dekat pinggang
- Nyeri saat berhubungan seksual
- Nyeri saat menstruasi
- Perut terasa penuh atau kembung
- Sering buang air kecil
Penanganan: Jika kista berukuran besar atau menimbulkan gejala, bisa dilakukan tindakan operasi pengangkatan kista dari dalam tubuh.
Tingkat keparahan: Ringan hingga sedang, tergantung ukuran kista
7. Kehamilan Ektopik
Perut sebelah kiri bawah terasa sakit juga bisa menjadi gejala kehamilan ektopik.
Apa Itu Kehamilan Ektopik?
Sel telur yang sudah dibuahi umumnya akan menempel pada lapisan rahim dan terus berkembang menjadi janin. Namun pada kehamilan ektopik, sel telur yang sudah dibuahi tumbuh di luar rahim.
Hal ini terjadi karena adanya gangguan pada saluran indung telur atau tuba falopi sehingga menghambat pergerakan sel telur yang sudah dibuahi untuk menempel ke rahim.
Gejala Kehamilan Ektopik
Gejala awal kehamilan ektopik mirip dengan kehamilan normal. Penderitanya baru menyadari kondisi ini ketika mengalami:
- Perdarahan pada vagina
- Pusing hingga pingsan
- Nyeri di satu sisi tubuh
- Sakit perut sebelah kiri dekat pinggang
- Nyeri bahu (jika terjadi perdarahan internal)
- Tekanan darah rendah
Bahaya Kehamilan Ektopik
PERINGATAN: Sel telur yang tumbuh di luar rahim bisa pecah dan menyebabkan perdarahan yang dapat berbahaya dan mengancam jiwa. Kondisi ini merupakan keadaan darurat medis yang memerlukan penanganan segera.
Tingkat keparahan: Sangat berat, kondisi darurat medis
Cara Meredakan Nyeri Perut Ringan di Rumah
Jika nyeri perut sebelah kiri tergolong ringan, biasanya akan mereda dengan sendirinya dalam 1 hingga 2 hari. Untuk meredakan nyeri perut ringan di rumah, Anda dapat melakukan beberapa cara sederhana:
1. Kompres Hangat
Mengompres perut menggunakan bantal kompres atau handuk yang direndam pada air hangat dapat membantu meredakan nyeri.
2. Pola Makan yang Tepat
- Makan secara perlahan
- Hindari makanan yang bisa memperburuk gejala seperti makanan pedas, asam, dan berlemak
- Makan dalam porsi kecil tapi sering
3. Hindari Minuman Tertentu
- Minuman bersoda
- Minuman beralkohol
- Minuman berkafein
4. Perbanyak Cairan
Minum air putih secara teratur untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan membantu pencernaan.
5. Istirahat Cukup
Berikan tubuh waktu untuk beristirahat dan pulih.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan diri Anda ke dokter jika mengalami kondisi berikut:
Tanda Bahaya yang Memerlukan Penanganan Segera:
- Nyeri sangat intens yang tidak tertahankan
- Berlangsung lebih dari 2 hari tanpa perbaikan
- Demam tinggi (di atas 38,5°C)
- Muntah secara terus-menerus yang menyebabkan dehidrasi
- Pendarahan dari vagina atau dalam urine/feses
- Perut keras dan kaku seperti papan
- Kesulitan bernapas
- Pusing atau pingsan
- Warna kulit atau mata menguning (jaundice)
- Pembengkakan perut yang cepat
Kondisi Khusus untuk Wanita:
- Sakit perut disertai terlambat menstruasi
- Nyeri perut hebat saat menstruasi yang tidak biasa
- Perdarahan vagina abnormal
- Nyeri saat berhubungan seksual
Diagnosis dan Pemeriksaan
Untuk menentukan penyebab pasti sakit perut sebelah kiri, dokter mungkin akan melakukan beberapa pemeriksaan:
- Pemeriksaan fisik: Memeriksa area yang sakit dan mencari tanda-tanda lain
- Tes darah: Untuk mendeteksi infeksi atau peradangan
- Tes urine: Untuk memeriksa batu ginjal atau infeksi saluran kemih
- USG: Untuk melihat organ internal seperti ginjal, ovarium, atau rahim
- CT Scan atau MRI: Untuk gambaran lebih detail jika diperlukan
- Kolonoskopi: Jika dicurigai ada masalah di usus besar
Kesimpulan
Sakit perut sebelah kiri bisa disebabkan oleh berbagai kondisi, mulai dari yang ringan seperti gas berlebih hingga yang serius seperti kehamilan ektopik. Memahami penyebab dan gejalanya dapat membantu Anda menentukan kapan perlu penanganan di rumah dan kapan harus segera ke dokter.
Poin Penting yang Harus Diingat:
- Kebanyakan nyeri perut ringan akan sembuh sendiri dalam 1-2 hari
- Perhatikan gejala penyerta seperti demam, muntah, atau pendarahan
- Wanita harus lebih waspada karena ada penyebab spesifik terkait organ reproduksi
- Jangan abaikan nyeri hebat atau yang berlangsung lama
- Kompres hangat dan pola makan sehat dapat membantu meredakan nyeri ringan
Jika ragu atau khawatir tentang kondisi Anda, selalu lebih baik berkonsultasi dengan dokter. Deteksi dini dapat mencegah komplikasi serius dan memastikan penanganan yang tepat.
Jaga kesehatan Anda dan dengarkan sinyal yang diberikan tubuh Anda!











Tinggalkan Balasan